Naive Bayes
Ringkasan
Naive Bayes = klasifikasi supervised untuk data kategorikal (versi kontinu pakai Gaussian Naive Bayes). Fondasi: peluang bersyarat + teorema Bayes, disederhanakan lewat HMAP dengan asumsi independensi antar fitur. Supervised learning sendiri = belajar dari data berlabel (contoh: foto diberi tag “kucing”/“anjing”), output berupa klasifikasi (label) atau regresi (angka).
Konsep Kunci
1. Peluang Bersyarat
Bacaan: proporsi di dalam .
2. Teorema Bayes + HMAP
Posterior dari prior:
HMAP (Hypothesis Maximum A Priori Probability) — penyederhanaan Bayes yang dipakai ML: ambil hipotesis berprobabilitas posterior terbesar; penyebut konstan sehingga bisa dibuang:
3. Asumsi Independensi (“Naive”)
Fitur dianggap saling bebas bersyarat terhadap kelas, sehingga likelihood gabungan = produk likelihood tiap fitur:
Kelas pemenang = skor terbesar. Harga asumsi: abaikan korelasi antar fitur (tetap cukup akurat di praktik).
Contoh (dengan perhitungan)
A. Peluang bersyarat (6 baris olahraga)
| # | Cuaca | Temperatur | Berolahraga |
|---|---|---|---|
| 1 | Cerah | Normal | Ya |
| 2 | Cerah | Tinggi | Ya |
| 3 | Hujan | Tinggi | Tidak |
| 4 | Cerah | Tinggi | Tidak |
| 5 | Hujan | Normal | Tidak |
| 6 | Cerah | Normal | Ya |
. (baris 1, 6).
B. Keputusan dengan fitur angin (6 baris + Angin)
| # | Cuaca | Temperatur | Kecepatan Angin | Berolahraga |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Cerah | Normal | Pelan | Ya |
| 2 | Cerah | Normal | Pelan | Ya |
| 3 | Hujan | Tinggi | Pelan | Tidak |
| 4 | Cerah | Normal | Kencang | Ya |
| 5 | Hujan | Tinggi | Kencang | Tidak |
| 6 | Cerah | Normal | Pelan | Ya |
Fakta training: , ; , ; , .
Tanya: cuaca cerah + angin kencang → olahraga?
- Skor Ya: .
- Skor Tidak: .
Keputusan: Ya (nol di pihak Tidak karena tak ada contoh cerah-tidak di training — contoh zero-probability).
C. Latihan: kelulusan mahasiswa (15 train, 1 test)
Test: Perempuan, Bekerja, Belum menikah, IPK 3,50 → ?
Hitung kategorikal (Tepat = 8 baris, Terlambat = 7):
| Tepat (8) | Terlambat (7) | |
|---|---|---|
| Perempuan | 3/8 | 4/7 |
| Bekerja | 3/8 | 4/7 |
| Belum | 4/8 | 4/7 |
| Prior | 8/15 | 7/15 |
- Skor Tepat: .
- Skor Terlambat: .
Dengan 3 fitur kategorikal: Terlambat menang. IPK (kontinu) tak bisa dihitung naive biasa — pakai Gaussian NB (mean IPK Tepat vs Terlambat ; jauh lebih dekat ke Tepat) atau diskretisasi + Laplace smoothing bila frekuensi nol.
Keterkaitan
- Prasyarat: Pra-pemrosesan Data (encoding fitur kategorikal, tangani missing value sebelum training; train-test split untuk evaluasi akurasi/presisi/recall/F1).
- Lanjutan: bandingkan dengan K-Means Clustering (unsupervised, tanpa label).