K-Means Clustering

Ringkasan

K-Means = clustering non-hierarchical (partitional), unsupervised: mengelompokkan data tanpa label berdasar kemiripan, minimalkan variasi dalam klaster dan maksimalkan variasi antar klaster. Tantangan utama: nilai harus ditentukan di awal (dibantu Elbow Method via WCSS).


Konsep Kunci

1. Klasifikasi vs Klastering

AspekKlasifikasiKlastering
PembelajaranSupervised (data berlabel)Unsupervised (tanpa label)
TujuanPrediksi kelas data baruKelompokkan data berdasar kemiripan
ProsesLatih dari data berlabel → ujiKelompokkan langsung via jarak/kemiripan
OutputLabel/kelas prediksiNomor klaster tiap data
EvaluasiAkurasi, presisi, recall, F1 (vs label asli)WCSS, Silhouette Score (tanpa label)
AlgoritmaNaive Bayes, Decision Tree, KNN, SVM, Neural NetworkK-Means, Hierarchical, DBSCAN

2. Langkah Algoritma K-Means

a) Tentukan jumlah klaster ; b) alokasi data ke klaster acak; c) hitung centroid (rata-rata) tiap klaster; d) alokasikan tiap data ke centroid terdekat; e) ulangi c–d sampai tak ada data pindah, perubahan centroid di bawah threshold, atau objective function konvergen.

3. Euclidean Distance

Jarak dua titik, metrik kemiripan utama K-Means:

Untuk 2 dimensi:

4. Elbow Method + WCSS

Jalankan K-Means untuk s.d. , hitung WCSS (Within-Cluster Sum of Squares / inertia) tiap :

optimal = titik penurunan WCSS mulai melandai seperti siku (elbow).


Contoh (dengan perhitungan)

Clustering bunga Iris (fitur SL = sepal length, SW = sepal width), . Centroid awal acak: , .

NoSLSWSpecies
153,5Setosa
24,52,3Setosa
34,43,2Setosa
453,5Setosa
55,13,8Setosa
65,52,6Versicolor
76,13Versicolor
85,82,6Versicolor
952,3Versicolor
105,62,7Versicolor

Data 1: ; → . Hasil iterasi 1 (terhitung):

Nod ke d ke Klaster
10,51,03
21,21,044
30,3161,253
40,51,03
50,6711,265
61,3450
71,6760,721
81,5810,3
91,30,583
101,360,141

Catatan: data 2 (label asli Setosa) jatuh ke — wajar, K-Means ikut jarak bukan label.

Update centroid dari anggota klaster: → , . → , . Ulangi hitung jarak; bila hasil klaster iterasi 2 sama dengan iterasi 1 → konvergen, tetapkan hasil akhir.


Keterkaitan

  • Prasyarat: Pra-pemrosesan Data (fitur numerik + scaling sebelum hitung jarak; outlier menggeser centroid).
  • Lanjutan: Naive Bayes (lawan supervised-nya: klasifikasi berlabel).