Exponential Smoothing

Ringkasan

Exponential Smoothing adalah metode statistik sederhana untuk prediksi deret waktu: data terbaru diberi bobot lebih besar, data lama bobotnya mengecil secara eksponensial. Kelebihan: hitungan mudah, komputasi ringan, cocok untuk data berkala yang mengutamakan data terbaru. Ada tiga varian — SES untuk data stabil, DES (Holt) untuk data bertren, TES (Holt-Winters) untuk data bertren + musiman — dengan parameter (level), (tren), (musiman), masing-masing .

Transclude of excalidraw/pilih-metode-smoothing.excalidraw


Konsep Kunci

1. Kapan pakai apa

MetodeDipakai saatParameter
SES (Simple)Data relatif stabil, tanpa tren dan musiman kuat
DES (Double/Holt)Data memiliki tren (level + trend),
TES (Triple/Holt-Winters)Data memiliki level + tren + musiman; contoh BKPM memakai varian aditif (pola musiman dianggap tambahan tetap), ,

2. Peran parameter

  • → data terbaru sedikit berpengaruh; → pengaruh seimbang; → prediksi sangat mengikuti data terbaru.
  • : seberapa cepat komponen tren menyesuaikan; : seberapa cepat komponen musiman menyesuaikan.

3. Rumus SES

= prediksi periode berikut; = data aktual periode sekarang; = prediksi periode sekarang; .

4. Rumus DES (Holt)

  • Level:
  • Trend:
  • Prediksi periode ke depan:

5. Rumus TES aditif (Holt-Winters)

  • Level:
  • Trend:
  • Musiman:
  • Prediksi:

= panjang musim, = jumlah periode yang diprediksi.

6. Kelebihan vs kelemahan (tabel kesimpulan BKPM)

  • SES: cocok data stabil, butuh sedikit data/parameter, utamakan data terbaru; lemah untuk data bertren/musiman, sensitif terhadap pilihan .
  • DES: tangani tren naik/turun, lebih baik dari SES untuk data berkembang, masih sederhana; tak tangani musiman, perlu 2 parameter, sensitif pilihan parameter.
  • TES: tangani level+tren+musim sekaligus, cocok pola berulang, fleksibel; hitungan kompleks, perlu + panjang musim + data cukup, sensitif parameter/pola.

Contoh (dengan perhitungan)

SES: penjualan toko, → Juni = 122,5

Data: Jan 100, Feb 120, Mar 110, Apr 130, Mei 125. Prediksi awal .

  • (≈ 123 unit)

DES: tren naik +20/bulan, → Juni = 200

Data: Jan 100, Feb 120, Mar 140, Apr 160, Mei 180. Inisialisasi , .

  • Feb: ;
  • Mar: ; (pola konsisten)
  • Apr: ; Mei:
  • Prediksi Juni: unit

TES: pengguna LMS per kuartal → Tahun 4: 160/180/170/190

Data Tahun 1–3 menunjukkan tren +20/tahun dan musiman Q1 −15, Q2 +5, Q3 −5, Q4 +15 dengan level 115/135/155 (→175). Prediksi Tahun 4: Q1 = 160, Q2 = 180, Q3 = 170, Q4 = 190.

Tugas dari BKPM (untuk dikerjakan)

  1. SES vs DES — data layanan admin 12 bulan (Jan 100, Feb 105, Mar 110, Apr 120, Mei 125, Jun 130, Jul 145, Agu 150, Sep 155, Okt 165, Nov 170, Des 175): hitung keduanya dengan Excel, bandingkan, prediksi Januari berikut.
  2. TES — pengguna aktif S-Learn per kuartal (Tahun 1: 100/130/110/150; Tahun 2: 120/150/130/170; Tahun 3: 140/170/150/190): prediksi Q1–Q4 Tahun 4 dengan Holt-Winters.

Keterkaitan

  • Mandiri: tidak bergantung pada halaman LVQ; keduanya dari satu sumber tetapi topik terpisah (prediksi deret waktu vs klasifikasi).
  • Prasyarat: pemahaman deret waktu/level-tren-musiman (belum ada halaman).